Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Browse » Home » Posts filed under Misteri
Tuhan bisa menciptakan misteri dimana saja dan kapan saja. Tujuannya pun sepertinya hanya satu, semua untuk kebaikan umat-umatnya. Seperti misteri dari Tuhan tentang kisah nabi yang hingga kini masih ‘awet’ diperbincangkan oleh berbagai kalangan, salah satunya adalah misteri perahu Nabi Nuh.
Misteri kapal perahu Nabi Nuh, menyeruak dari dataran Turki. Sebuah gempa berkekuatan besar terjadi di Turki dan merontokkan salju-salju yang banyak terdapat di puncak gunung Ararat. Diperkirakan bangkai kapal tersebut terpendam di bawah salju selama 5000 tahun lebih. Kapal itu dibangun pada masanya dengan menggunakan teknologi yang tinggi. Bahkan disekitar kaki gunung Ararat, para peneliti banyak menemukan berbagai artefak kuno berupa batu baterai yang pada masa itu digunakan sebagai alat penyadur logam.
Kapal Nabi Nuh dibangun oleh Nabi Nuh beserta dengan para pengikutnya sesuai dengan perintah Allah. Allah murka karena perilaku sebagian umat Nabi Nuh yang bebal. Sebagian besar dari mereka tidak mau mendengarkan apa yang dikatakan oleh Nabi Nuh yang tentu saja sesuai dengan perintah Allah. Allah kemudian menumpahkan air ke bumi dalam jumlah yang sangat banyak. Kedahsyatan air bah tersebut diceritakan mampu menutupi seluruh bagian bumi.
Dalam kitab-kitab Allah diceritakan bahwa kapal Nabi Nuh tersebut mengarungi samudera dadakan yang diciptakan Allah selama beberapa lama, hingga akhirnya air tersebut surut setelah membinasakan semua umat yang bebal tersebut. Air besar tersebut membawa kapal Nabi Nuh hingga dataran Turki, dan konon akhirnya terdampar di puncak gunung Ararat.
Besarnya kapal Nabi Nuh, sebanding dengan luas lapangan sepak bola. Ratusan umat beriman turut beserta Nabi Nuh di dalam kapal beserta hewan ternak mereka. Setelah surut, umat Nabi Nuh yang selamat itu kemudian membangun peradaban manusia yang jauh lebih baik dan beriman kepada Allah.
Misteri perahu Nabi Nuh hingga kini masih sering dibicarakan. Keistimewaan yang tersimpan rapat selama ribuan tahun di puncak Ararat lambat laun sepertinya mulai terkuak. Menurut peneliti, keistimewaan lain yang sering terjadi di puncak gunung Ararat adalah munculnya pelangi di sebelah utara puncak gunung tersebut hampir setiap hari.
Sumber
Apa yang dituliskan dalam kitab-kitab Allah semuanya memang benar-benar terjadi. Bahkan sebagian dari hal itu tidak jarang memberikan inspirasi para peneliti untuk melakukan berbagai penelitian, salah satunya penelitian yang terjadi di puncak gunung Ararat Turki.
Penelitian tersebut bermula pada saat para ilmuwan mengambil gambar keadaan bumi dari luar angkasa. Salah satu gambar menunjukkan ada sebuah kapal besar yang terdampar di bumi. Setelah diteliti ternyata gambar kapal besar yang tertangkap oleh satelit tersebut memang benar-benar kapal.
Bangkai kapal yang ditemukan sekitar beberapa puluh tahun yang lalu itu kemudian diyakini sebagai kapal peninggalan dari zaman Nabi Nuh. Hal itu didasari karena bentuk kapal tersebut yang sangat besar serta bahan material kayu pembuat kapal yang berasal dari pepohonan yang tumbuh berapa puluh abad yang lalu.
Kapal Nabi Nuh dibangun oleh Nabi Nuh beserta dengan para pengikutnya sesuai dengan perintah Allah. Allah murka karena perilaku sebagian umat Nabi Nuh yang bebal. Sebagian besar dari mereka tidak mau mendengarkan apa yang dikatakan oleh Nabi Nuh yang tentu saja sesuai dengan perintah Allah. Allah kemudian menumpahkan air ke bumi dalam jumlah yang sangat banyak. Kedahsyatan air bah tersebut diceritakan mampu menutupi seluruh bagian bumi.
Dalam kitab-kitab Allah diceritakan bahwa kapal Nabi Nuh tersebut mengarungi samudera dadakan yang diciptakan Allah selama beberapa lama, hingga akhirnya air tersebut surut setelah membinasakan semua umat yang bebal tersebut. Air besar tersebut membawa kapal Nabi Nuh hingga dataran Turki, dan konon akhirnya terdampar di puncak gunung Ararat.
Besarnya kapal Nabi Nuh, sebanding dengan luas lapangan sepak bola. Ratusan umat beriman turut beserta Nabi Nuh di dalam kapal beserta hewan ternak mereka. Setelah surut, umat Nabi Nuh yang selamat itu kemudian membangun peradaban manusia yang jauh lebih baik dan beriman kepada Allah.
Misteri perahu Nabi Nuh hingga kini masih sering dibicarakan. Keistimewaan yang tersimpan rapat selama ribuan tahun di puncak Ararat lambat laun sepertinya mulai terkuak. Menurut peneliti, keistimewaan lain yang sering terjadi di puncak gunung Ararat adalah munculnya pelangi di sebelah utara puncak gunung tersebut hampir setiap hari.
Sumber
Browse » Home » Posts filed under Misteri
Tahukah kamu makna dan arti ataupun kisah dibalik lambang tengkorak bajak laut yang terpampang di tengah benderanya. Bajak laut sendiri segerombolan orang yang suka membajak kapal-kapal di tengah laut. Dibalik itu ada sesuatu yang tersembunyi dibalik makna dari lambang benderanya. Berikut informasi menarik tentang Cerita Dibalik Gambar Tengkorak Bajak Laut.
Bila ditengok dari sejarah pengibaran bendera, ada berbagai macam tujuan dan maksud bila sebuah kapal mengibarkan bendera tengkorak. Jolly Roger, itulah nama bendera tersebut. Ada berbagai macam cerita mengenai asal muasal nama itu sendiri.
Mungkin nama tersebut adalah plesetan lidah orang Inggris saat mendengar orang Perancis berbicara “Jollie Rouge” (Si Merah yang Cantik). Dulu gambar tengkorak dilukis pada bendera berwarna merah. Bendera ini juga digunakan para ksatria templar pada abad 13-14 untuk menandai kapal-kapal milik para ksatria templar.
Hal ini dikarenakan para ksatria Templar percaya, bahwa kebangkitan jiwa mereka untuk tetap ikut bertempur akan dapat terus abadi dengan diwakili tengkorak dan dua ruas tulang lengan mereka.
Ada juga yang berpendapat, mungkin nama jolly roger diambil dari raja Sisilia yang pertama kali mengibarkan bendera tersebut untuk armada kapal templar pada tahun 1127 , yaitu King Roger II. Pendapat lain, nama tersebut diambil dari plesetan lidah orang Inggris untuk menyebut “Ali Raja”, seorang bajak laut asal Tamil.
Penggunaan bendera ini oleh para bajak laut adalah untuk memberikan isyarat kepada kapal calon mangsa untuk bersiap-siap. Bendera yang kemudian dilukis dengan latar belakang hitam dimaksudkan agar kapal mangsa menyerah karena jika tidak menyerah, maka para bajak laut tidak mengenal ampun (no quarter, no mercy).
Apabila kapal mangsa bertahan, maka bendera hitam (black jack) diturunkan, digantikan bendera merah (red jack) yang artinya darah akan segera mengalir tanpa ampun. Unit-unit militer juga mengibarkan bendera ini untuk melambangkan keberhasilan dan kemenangan dalam tugas, keberanian dalam menghadapi bahaya, serta ketabahan sampai akhir. Semoga postingan ini dapat menambah wawasan kita.
Browse » Home » Posts filed under Misteri
Kisah Kapal Hantu Flying Dutchman ini merupakan salah satu kisah yang sangat terkenal dan telah melegenda di seluruh dunia . Sudah banyak buku ditulis dengan mengangkat cerita legenda ini, bahkan dalam film Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest (2006) dan Pirates of the Caribbean: At World’s End (2007) kapal hantu ini juga ikut dimunculkan.
Tapi, entah nyata atau tidaknya kisah ini aku juga belum tahu, atau mungkin masih sama dengan legenda-legenda lainnya yang dianggap hanya sebatas cerita karang/dongeng turun-temurun.
Menurut cerita rakyat, The Flying Dutchman adalah kapal hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh, tetapi harus mengarungi “tujuh lautan” selamanya. Flying Dutchman selalu terlihat dari kejauhan, kadang-kadang disinari dengan sorot cahaya redup. Banyak versi dari cerita ini. Menurut beberapa sumber, Legenda ini berasal dari Belanda, sementara itu yang lain meng-claim bahwa itu berasal dari sandiwara Inggris The Flying Dutchman (1826) oleh Edward Fitzball dan novel “The Phantom Ship” (1837) oleh Frederick Marryat, kemudian di adaptasi ke cerita Belanda “Het Vliegend Schip” (The Flying Ship) oleh pastor Belanda A.H.C. Römer. Versi lainnya termasuk opera oleh Richard Wagner (1841) dan “The Flying Dutchman on Tappan Sea” oleh Washington Irving (1855).
Beberapa sumber terpercaya menyebutkan bahwa pada abad 17 seorang kapten Belanda bernama Bernard Fokke (versi lain menyebut kapten “Ramhout Van Dam” atau “Van der Decken”) mengarungi lautan dari Holland ke pulau Jawa dengan kecepatan luar biasa. Ia dicurigai meminta bantuan iblis untuk mencapai kecepatan tadi. Namun ditengah pelayarannya menuju Cape of God Hope tiba-tiba cuaca buruk, sehingga kapal oleng. Lalu seorang awak kapal meminta supaya pelayaran dihentikan . Tetapi sang kapten tidak mau, lalu dia berkata “aku bersumpah tidak akan mundur dan akan terus menembus badai untuk mencapai kota tujuanku, atau aku beserta semua awak kapalku akan terkutuk selamanya” Tiba -tiba badai menghantam kapal itu sehingga mereka kalah melawan alam. Dan terkutuklah selama-lamanya Sang Kapten bersama para anak kapalnya itu menjadi jasad hidup dan berlayar di tujuh lautan untuk selama-lamanya. Konon, Kapal tersebut dikutuk untuk melayari 7 samudera sampai akhir zaman. lalu cerita itu menyebar sangat cepat ke seluruh dunia.
Sumber lain juga menyebutkan munculnya penyakit berbahaya di kalangan awak kapal sehingga mereka tidak diijinkan untuk berlabuh dipelabuhan manapun . Sejak itu, kapal dan awaknya dihukum untuk selalu berlayar, tidak pernah berlabuh/menepi. Menurut beberapa versi, ini terjadi pada tahun 1641, yang lain menebak tahun 1680 atau 1729. Terneuzen (Belanda) disebut sebagai rumah sang legenda Flying Dutchman, Van der Decken, seorang kapten yang mengutuk Tuhan dan telah dihukum untuk mengarungi lautan selamanya, telah diceritakan dalam novel karya Frederick Marryat – The Phantom Ship dan Richard Wagner opera. Banyak saksi yang mengaku telah melihat kapal hantu ini. Pada tahun 1939 kapal ini terlihat di Mulkzenberg. Pada tahun 1941 seklompok orang di pantai Glencairn menyaksikan kapal berlayar yang tiba – tiba lenyap ketika akan menubruk batu karang. Penampakan The Flying Dutchman kembali terlihat oleh awak kapal laut militer M.H.S Jubilee di dekat Cape Town di bulan agustus 1942. Bahkan ada suatu catatan kisah tentang pelayaran Christoper Columbus, waktu itu awak kapal Columbus melihat kapal terkatung katung dengan layar mengembang. setelah itu awak yang pertama melihat langsung tewas seketika.
Mitos ahir-ahir ini juga mengisahkan apabila suatu kapal modern melihat kapal hantu ini dan awak kapal modern memberi signal, maka kapal modern itu akan tenggelam / celaka. Bagi seorang pelaut, pertemuan yang tak diduga dengan kapal hantu The Flying Dutchman akan mendatangkan bahaya bagi mereka dan konon, ada suatu cara untuk mengelak dari kemungkinan berpapasan dengan kapal hantu tersebut, yakni dengan memasangkan tapal kuda di tiang layar kapal mereka sebagai perlindungan. Selama berabad – abad, legenda The Flying Dutchman menjadi sumber inspirasi para sastrawan dan novelis. Sejak tahun 1826 Edward Fitzball telah menulis novel The Pantom Ship (1837) yang diangkat dari pengalaman bertemu dengan kapal seram ini. Banyak pujangga terkenal seperti Washington Irving dan Sir Walter Scott juga tertarik mengangkat legenda ini.
Istilah Flying Dutchman juga dipakai untuk julukan beberapa atlet sepakbola, terutama para pemain ternama asal Belanda. Ironisnya, bintang veteran negeri Orange, Dennis Bergkamp justru dikenal sebagai orang yang phobia atau takut untuk terbang, sehingga ia dijuluki The Non-Flying Dutchman. Beberapa Laporan Penampakan The Flysing Dutchman yang sempat didokumentasikan :
1823 : Kapten Oweb , HMS Leven mengisahkan telah dua kali melihat sebuah kapal kosong terombang ambing ditengah lautan dari kejauhan , namun dalam sekejap mata kapal tersebut kemudian menghilang.
1835 : Dikisahkan pada tahun itu , sebuah kapal berbendera Inggris yang terkepung oleh badai ditengah samudera, didatangi oleh sebuah kapal asing yang disebut-sebut sebagai Kapal Hantu The Flying Dutchman , kemudian secara tiba-tiba kapal asing tersebut mendekat dan seakan-akan ingin menabrak kapal mereka , namun anehnya sebelum keduanya saling berbenturan kapal asing tersebut kemudian lenyap seketika.
1881 : Tiga orang anak kapal HMS Bacchante termasuk King George V telah melihat sebuat kapal tak berawak yang berlayar menentang arus kapal mereka. Keesokan harinya , salah seorang daripada mereka ditemui mati dalam keadaan yang mengerikan.
1879 : Anak kapal SS Pretoria juga mengaku pernah melihat kapal hantu tersebut.
1939 : kapal ini terlihat di Mulkzenberg , beberapa orang yang menyaksikannya terkejut kerana kapal usang tersebut tiba-tiba menghilang
1941 : Beberapa saksi mata dipantai Glencairn melaporkan sebuah kapal usang yang menabrak batu karang dan terpecah belah , namun setelah dilakukan penyelidikan di TKP , tidak ada tanda-tanda dari bangkai kapal tersebut.
1942 : Empat orang saksi telah melihat sebuah kapal kosong memasuki perairan Table Bay kemudian menghilang.Seorang pegawai telah mendokumentasikan penemuan tersebut di dalam catatan hariannya.
1942 : Penampakan The Flying Dutchman kembali terlihat oleh awak kapal laut militer M.H.S Jubilee di dekat Cape Town di bulan agustus 1942
1959 : Awak kapal Straat Magelhaen kembali melaporakan melihat sebuah kapal misterius yang terombang-ambing ditengah lautan dalam keadaan kosong dengan teleskopnya.
Versi cerita lain tentang kapal hantu The Flying Dutchman
Kapal Hantu Yang Meneror Tujuh Samudra
Sebelum namanya terkenal lewat trilogi layar lebar Pirates of the Carribean, The Flying Dutchman lebih dulu populer sebagai hantu bajak laut yang ditakuti warga lautan dalam kartun Spongebob Squarepants. Dan berbeda dengan anggapan kebanyakan orang, nama tersebut merupakan nama sebuah kapal bukan nama orang. Sebetulnya dari mana asalnya legenda Flying Dutchman? Mengapa kapal hantu ini (menurut legenda) terus mengarungi lautan tanpa kenal lelah? Dan apakah betul kapten dari Flying Dutchman menjadi biang keladi yang membuat seluruh penghuni kapal itu gentayangan?
Langganan:
Komentar (Atom)




